Popular Posts

Ada Aparat Kepolisian Yang Terlibat Dalam Aksi Penyelundupan Sabu Dari Malaysia

Ada Aparat Kepolisian Yang Terlibat Dalam Aksi Penyelundupan Sabu Dari Malaysia

Harian radar post – Pada kasus penyelundupan sabu sebanyak 44 kali ini, polisi berhasil menangkap 10 pelaku penyelundupan narkoba internasional dari Malaysia ke Sumatera di Serdang Bedagai, dari 10 pelaku tersebut polisi akhirnya harus menembak mati 2 orang karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan pada penangkapan kali ini ada 1 anggota polri yang terlibat yaitu Aiptu S yang bertugas di Pol Air Polres Serdang Bedagai, S pada penyelundupan ini bertugas sebagai pengendali di lapangan.

Dari keterangan Paulus Aiptu S sudah 6 bulan terlibat dalam penyelundupan narkoba, namun sudah berapa kali telah meloloskan penyelundupan pastinya belum di ketahui, kami tim sedang menyelidiki kasus ini.

Paulus mengatakan apabila dari hasil pemeriksaan ada lagi oknum yang terlibat maka akan kita tindak tegas, dan Aiptu S akan kita PTDH apabila terbukti ikut mengendalikan penyelundupan sabu, ucap Paulus.

Pada penangkapan kali ini BNN juga berhasil menyita barang bukti sebuah Pistol revolver dan juga peluru.

Berikut ini adalah nama nama pelaku yang melakukan penyelundupan di Sergai yang berhasil di tangkap BNN : 

1. Bambang Julianto (meninggal dunia) (sebagai bandar serta penyedia barang)

2. Aiptu S (anggota polisi yang bertugas sebagai pengendali di lapangan)

3. Syafii als Panjul als Boy (meninggal dunia) (membawa barang dari Malaysia)

4. Samsul Bahri (pembawa barang dari Malaysia)

5. Sahidul Saragih (perannya sebagai kurir)

6. Heri Agus Marzuki (perannya sebagai kurir)

7. Rovvi Syahriandi (perannya sebagai kurir)

8. Eddy Sahputra Sirait (perannya sebagai kurir)

9. Ayaradi (perannya sebagai pembawa barang dari Malaysia) 

10. Untung.
Harian radar post






Hidayat Pelapor Kaesang Anak Presiden Ditahan Pihak kepolisian

Hidayat Pelapor Kaesang Anak Presiden Ditahan Pihak kepolisian

Harian radar post – Sebelumnya anak Presiden Jokowi Kaesang pangerap di laporkan oleh Hidayat atas kasus ujaran kebencian, namun pihak kepolisian menilai apa yang diucapkan tidak ada ujaran kebencian sama sekali dan tidak ada indikasi tindak pidana pada ucapan Kaesang oleh karena itu polisi tidak melanjutkan laporan tersebut.

Namun kini pelapor Kaesang kembali ditahan oleh pihak kepolisian yang sebelumnya Hidayat sempat ditangguhkan dan dijamin oleh istrinya sendiri, diketahui pihak kepolisian menahan Hidayat atas kasus penebar ujaran kebencian kepada kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

Saat ditanya, Hidayat mengatakan dirinya tidak di periksa, langsung ditahan saja do Mapolda Metro Jaya.

Dari informasi yang kami dapatkan, Hidayat diperiksa oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda metro jaya sejak jam 10:00 pagi hari, akan tetapi Hidayat tidak diperiksa karena tidak memiliki pendamping kuasa hukum dan kemudian dilakukan penahanan.

Namun saat ditanya Hidayat mengatakan tidak akan memberikan keterangan karena tidak ada pengacara yang mendampinginya, dan Hidayat menilai kalau penahanannya tersebut merupakan tindakan sewenang-wenang dan merupakan bentuk kriminalisasi oleh pihak aparat kepolisian.

Hidayat juga mengatakan dirinya juga telah melaporkan Kapolda Metro Jaya ke Mabes Polri atas tuduhan melakukan penghasutan, dan selanjutnya apa tindakan dari Mabes Polri dalam mengusut kasus yang telah di laporkannya tersebut.

Sebelumnya diketahui Hidayat pernah ditahan di Mapolda Metro Jaya atas kasus penebar ujaran kebencian, karena Hidaya t yang melakukan pengeditan terhadap Video dimana Kapolda metro Jaya M Iriawan saat sedang melakukan pengamanan terhadap aksi demo 411 yang dilakukan oleh ormas FPI dan juga lainnya.

Namun Hidayat yang akhirnya ditangguhkan karena alasan kesehatan dan di jamin oleh istrinya, kemudian setelah kasusnya di P-19 oleh kejaksaan, Hidayat kembali membuat ulah dan melaporkan anak Presiden Jokowi dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian.

Dimana pada kasus ini Hidayat mempermasalahkan ucapan Ndeso yang diucapkan oleh Kaesang dan tersebar melalui youtube Harian radar post.

Terdapat 52 Benda Logam Yang di Keluarkan dari Perut Hendro

Terdapat 52 Benda Logam Yang di Keluarkan dari Perut Hendro

Harian radar post – Hendro Wigatmiko telah menjalani operasi, dan dari hasil operasi yang dilakukan oleh dokter RSD dr.Soebandi Jember selama 3 jam telah mengeluarkan 52 benda logam yang ditelannya.

Dan benda-benda yang ditelannya tersebut berkumpul di lambung, usus halus dan usus besar, ucap dokter yang melakukan operasi terhadap Hendro yaitu dr Samsul Huda SpB, dan dari hasil operasi ini benda yang banyak terdapat di dalam perut Hendro adalah korek apio gas berukuran 10 CM.

Tidak hanya itu perut Hendro juga terdapat baterai AAA, kemudian tutup botol pocari dan juga ada uang logam 200 dan juga 500, ada juga terdapat garpu yang bergagang plastik.

Setelah melakukan operasi pihak rumah sakit akan selalu melakukan pemantauan intensif kepada Hendro selama 5-7 hari kedepan, ucapnya.

Dari pihak keluarga Hendro mengaku sangat bersyukur operasi tersebut berjalan dengan lancar dan harapan keluarganya kini adalah Hendro bisa cepet sembuh, kemudian dokter juga berpesan kepada keluarga Hendro agar lebih ketat dalam menjaga Hendro agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.

Pihak keluarga mengatakan akan memperhatikan Hendro lebih ketat agar yang dilakukan sebelumnya tidak terjadi kembali, namun kini pihak keluarga akan menjaganya agar Hendro bisa lebih cepat sembuh pasca operasinya Harian radar post.

Polisi Akan Mengusut Penyebar Foto Sindiran Terhadap Kapolda yang menemui Pembacok Hermansyah

Polisi Akan Mengusut Penyebar Foto Sindiran Terhadap Kapolda yang menemui Pembacok Hermansyah

Harian radar post – Sebelumnya Polda Metro Jaya berhasil meringkus 2 pelaku pembacokan terhadap ahli IT Hermansyah, yaitu Edwin dan juga Luren, pada kasus ini Polda Metro Jaya langsung turun tangan untuk memeriksa kedua pelaku, namun tidak sepeerti biasanya, kedua pelaku kriminal ini pada foto yang tersebar saat di periksa di seduhi dengan minuman teh dan juga sedikit makanan ringan.

Video yang tersebar tidak lama tersebut langsung menjadi viral, banyak netizen bertanya kenapa pelaku diistimewakan dan langsung ditangani oleh Kapolda Metro Jaya M Iriawan, kemudian pada foto tersebut dituliskan dengan huruf merah dengan gaya darah dan tertulis Pantaskah.

Atas foto yang tersebar tersebut yang kini telah viral, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Atgo Yuwono saat memberikan penjelasan kepada wartawan mengatakan pada pertemuan tersebut merupakan bagian dari laporan terhadap Kapolda untuk menjelaskan kalau pelaku telah berhasil di tangkap.

Kemudian Kapolda melakukan interogasit terhadap kedua pelaku tersebut, menurut Argo hal tersebut merupakan hal yang sangat wajar karena Kapolda kan merupakan atasan dari seorang penyidik, ucap Argo kepada wartawan.

Dan pada penjelasan Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan apa yang terdapat pada foto tersebut terlihat wajar, hal tersebut memberitahukan ini wajah pelaku dan menunjukkan hasil kerja dari anak buahnya tersebut, ucap Andry saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Andry juga mengatakan akan mengusut siapa pelaku penyebaran foto tersebut hingga menjadi viral Harian radar post.
 

Copyright © 2017. Harian Radar Post - All Rights Reserved

Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Jendela Berita Online Lensa Berita Terkini Post Ibukota Detikcom sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet